"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> TWC Counselor

3 JENIS MANUSIA - Part 1


 Apakah yang dimaksud dengan 3 Jenis manusia? (1 Korintus 3 : 19) - Manusia Duniawi (Bisikan iblis) - Manusia Agamawi (Rutinitas) - Manusia Rohani (Hembusan Angin) Apakah karena jenis manusia berbeda? Apakah jenis kulit yang berbeda? Apakah standar hidup orang-orang yang berbeda? Apakah suku bangsa yang berbeda?  Pada mulanya Allah menciptakan manusia, serupa dan segambar dengan Allah.

 

Kejadian 1 : 26b menyebutkan : \"Berfirmanlah Allah, baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita\" Kemudian Allah menghembuskan Roh-Nya sendiri ke dalam manusia agar manusia bisa memiliki hubungan dengan-Nya, tetapi Adam sebagai manusia pertama jatuh dalam dosa dan makin lama makin jahat sehingga Tuhan berfirman dalam Kejadian 6;3 \"Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia adalah daging....\"

 

Roma 5 : 19 mengatakan : \"Oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa \". Itulah manusia \"duniawi\" yang \"tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah\". (1 Kor 2 : 14) - Manusia Duniawi (Bisikan iblis)  Tujuh kali Allah menyatakan bahwa apa yang telah diciptakan-Nya itu \"baik\".

Setiap bagian dari ciptaan Allah sempurna memenuhi kehendak dan maksud-Nya. Allah menciptakan dunia ini untuk mencerminkan kemuliaan-Nya dan menjadi tempat di mana umat manusia dapat mengambil bagian dalam sukacita dan hidup-Nya. Jadi pada awalnya, manusia diciptakan sebagai manusia rohani, tetapi karena bisikan iblis, manusia menjadi manusia duniawi.

 

Kejadian 2 : 17, \"......sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati\" Pada waktu Adam dan Hawa memakan buah yang ada di taman, seketika itu juga mereka mengalami kematian rohani dan moral.

Pada awalnya, perbuatan manusia duniawi menurut daging sudah tercatat jelas dalam Alkitab yaitu : \"Percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, pesta pora dan sebagainya \" (Gal 5 : 19-21a) Semua keinginan daging ini mengarah pada kematian yang bersifat kekal.

Artinya, siapapun yang masih hidup dalam kedagingan tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. (Roma 8 : 6) Seperti tercatat dalam Galatia 5 : 17, \"Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan -- sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.\"

 

Firman Tuhan sudah jelas berkata bahwa keinginan daging bertentangan dengan keinginan Roh. Manusia duniawi tidak mampu mengenal Allah dan memahami cara-Nya sebab ia bersandar pada logika dan emosi manusiawi.  Bagaimana agar keinginan daging tidak menguasai hidup kita?  Kuncinya adalah hidup oleh Roh ! Roh Kudus menjadi mitra kita ketika kita memutuskan untuk membuang dosa dalam kehidupan kita.

Dalam Roma 8 : 13 Firman Tuhan berkata, \"Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati, tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan -perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup\" Berilah diri anda di pimpin oleh Roh, maka anda tidak hidup di bawah hukum Taurat.

 

  - Manusia Agamawi (Rutinitas) & Manusia Rohani

 

.........to be conntinued......


 2015-07-30 11:32:20
 736
 0
Tags : karena manusia adalah daging