"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> TWC Counselor

BAYANGAN PETRUS & TULANG ELISA




Kita dipanggil untuk menjadi pelayan dari perjanjian baru dengan Urapan Allah yang menghasilkan kehidupan (2 Korintus 3 : 5-6)

Pelayanan kita harus membawa kesegaran, seperti emmbun dari Sorga, bagi jiwa-jiwa yang haus.

Urapan Allah adalah impartasi dari Kasih Karunia, Kemampuan, dan Kuasa Allah atas hidup anda untuk melakukan hal yang merupakan panggilan Allah bagi anda.

Urapan adalah Pengurapan Roh Kudus, untuk memperlengkapi dan memberdayakan setiap orang kudus bagi pelayanan yang telah Dia tetapkan bagi kita.

Urapan Allah tidak dapat disembunyikan, tetapi harus meresap dan mengalir keluar dari kehidupan dan pelayanan kita.

Kita perlu melayani kehidupan yang melepaskan Urapan Allah sebagaimana kita berkotbah dan mengajarkan Firman Tuhan.

Kefasihan Lidah versus Urapan Allah?

Ada pertemuan banyak orang kudus di sebuah konvensi. Dua pembicara diundang untuk membacakan Mazmur 23 :

Pembicara pertama membaca dengan sangat fasih, semuanya benar dalam artikulasi, tanda baca, maupun jeda. Suara proyeksinya sangat baik dan pengucapannya jelas. Variasi dalam nadanya mengesankan penonton. Pada akhir pembacaannya, semua orang berdiri dan memberinya sambutan dengan disertai gemuruh tepuk tangan.

Pembicara kedua menuju mimbar, menundukkan kepala dan berdoa dalam keheningan. Ketika ia mulai berbicara, penonton duduk dalam keheningan total. Semua orang merasakan hadirat Allah. Pada akhir pembacaan, tidak ada yang berdiri untuk memberinya tepuk tangan meriah, tetapi semua mata menangis mengalami jamahan Allah.

Pembicara pertama telah berbicara dengan kemampuan dan keterampilan manusia, tetapi pembicara kedua telah berbicara dengan kemampuan dan pengurapan Allah.

Bayangan Petrus?

Kita membaca tentang bayangan Petrus yang menyembuhkan orang sakit dalam Kisah Para Rasul 5: 14-15

\"Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan, bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka. (Kisah Para Rasul 5:14-15)\"

Bukan bayangan Petrus yang menyembuhkan penyakit karena bayangan Petrus tidak berkuasa.

Urapan Allah begitu kuat dan berkuasa atas Petrus sehingga setiap orang sakit yang datang di bawah naungan bayangannya segera sembuh.

Dalam Kisah Para Rasul 19:11-12, Allah mengerjakan mujizat yang tidak biasa melalui Rasul Paulus.

Kain dan sapu tangannya menyembuhkan penyakit serta mengusir roh roh jahat. Kain dan sapu tangan Paulus tidak memiliki kuasa penyembuhan, namun Urapan Allah yang penuh kuasa atas Rasul Paulus yang di transferkan ke pakaian nya lah yang menyebabkan aliran Kuasa Allah mematahkan belenggu penyakit dan roh-roh jahat dalam kehidupan manusia.

Sebuah kisah yang sama tercatat dalam kehidupan dan pelayanan Yesus. Ketika wanita dengan sakit pendarahan menyentuh Jubah Yesus, segera sumber pendarahannya mengering dan ia menerima kesembuhannya. Yesus merasakan kuasa atau arus Urapan dari-Nya pindah ke jubah-Nya dan menyembuhkan wanita tersebut. Bukan Jubah Yesus melainkan urapan Allah atas Yesus yang menyembuhkannya. (Markus 5:35-34)

Tulang Elisa?

\"Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Elisa, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri. (2 Raja-raja 13:21)\"

Tulang Elisa tidak bisa membangkitkan orang mati.
Urapan Allah yang dahsyat lah yang masih bertempat tinggal di tulang Elisa sehingga bisa membangkitkan orang mati.

Siapkah diri anda untuk menerima luapan Urapan Roh Kudus yang dahsyat itu?


 2015-08-05 13:05:58
 1237
 0
Tags : panggilan Allah