"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> TWC Counselor

BELAJAR DARI GEHAZI


 

Gehazi adalah hamba bagi Elisa, seperti Elisa telah menjadi hamba bagi Elia (1 Raja-raja 19:21, 2 Raja-raja 4:25, 2 Raja-raja 5:25)

 

Sungguh kehormatan dan hak istimewa untuk melayani orang yang diurapi Tuhan.

 

Banyak dari kita memimpikan hal ini serta akan berpuasa dan berdoa untuk mendekat dengan hamba Tuhan yang besar.

 

Gehazi menyaksikan secara langsung mujizat Tuhan yang ditunjukkan melalui Elisa, tetapi URAPAN Tuhan tampaknya tidak memengaruhi atau berefek terhadap dirinya (2 Raja-raja 8:4-5).

 

Sebuah studi kehidupan Gehazi dan karakternya mengungkapkan alasan Gehazi tidak menerima Urapan Tuhan dari Elisa.

 

Betapa sia-sia dan sungguh memalukan! 

 

Tidak ada rasa lapar akan Urapan !

Gehazi tidak haus akan Allah maupun hal-hal dari Allah.

 

Firman Tuhan mendorong kita untuk sungguh-sungguh menginginkan dan mengejar KARUNIA ROHANI (1 Korintus 14:1, 39).

 

Karunia-karunia Roh Kudus dan Urapan Allah tidak hanya jatuh seperti buah ceri matang dari pohon !

 

Lebih dari itu, diberkatilah mereka yang haus dan lapar mengejar hal-hal dari Allah, karena mereka akan dipenuhi.

 

Meskipun Gehazi mendengar dan menyaksikan urapan Allah dalam kehidupan serta pelayanan Elisa, namun Gehazi tidak terpicu atau tergantung sama sekali untuk mencari Allah (2 Raja-raja 4 - 8).

 

Gehazi kurang belas kasihan bagi orang-orang yang membutuhkan. 

 

Kisahnya pada waktu itu, ada seorang wanita Sunem di Sunem yang menunjukkan kebaikan dan keramahtamahan luar biasa kepada Elisa. 

 

Suatu hari, tibalah saatnya untuk \"membayar kembali\" semua kerja keras dari kasih yang telah ia tunjukkan kepada hamba Tuhan.

 

\"Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang. (Ibrani 6:10)\"

 

Wanita Sunem itu tidak memiliki anak dan Tuhan memberkatimu dengan anak melalui nubuatan Elisa (2 Raja-raja 4:8-17).

 

....to be continued....

 

www.TWC-Counselor.com‎


 2015-09-01 10:59:27
 671
 0
Tags : MENCARI TUHAN SUNGGUH-SUNGGUH