BELAJAR DARI GEHAZI - Part 3
Melalui berbohong kepada Naaman, Gehazi memperoleh hal yang diinginkannya yaitu : perak dan pakaian (2 Raja-raja 5 : 20-23).
Kita selalu mengejar apapun yang memenuhi dan memotivasi hati kita. Gehazi termotivasi oleh perak dan pakaian, hanya tertarik pada hal-hal jasmani dari kehidupan ini. Ia tidak tertarik pada harta rohani dari Sorga.
Kita di perintahkan untuk mengatur pikiran dan hati kita pada hal-hal Sorgawi dan bukan pada barang-barang duniawi (Kolose 3:2).
Gehazi sangat berpikiran duniawi sehingga tidak bisa berpikiran Sorgawi!.
Ketika Elisa mengonfrontasi Gehazi tentang dosanya, Gehazi berbohong lagi, meskipun Elisa dengan murah hati memberi Gehazi kesempatan untuk bertobat dari dosa-dosa nya, Gehazi bahkan tidak merasa bersalah karena perbuatannya yang keliru itu (2 Raja-raja 5:25).
Betapa dosa bisa mengeraskan hati manusia!
Ada karakter lemah dalam kehidupan Gehazi yang tidak pernah dapat ditangani.
Hanya ketika kita berada di bawah tekanan, karakter sejati kita (baik dan buruk) mulai tampak.
Entah tekanan, tes, ujian akan melindas manusia atau memoles dirinya, hal itu tergantung pada hal yang memengaruhinya.
Gehazi memperoleh hal yang ia inginkan, tetapi ia akhirnya menjadi seorang penderita kusta bukan seorang yang diurapi Allah.
Mari kita ingat bahwa dosa manusia akan selalu terbongkar (Amsal 28:13).
Hal yang anda lakukan secara rahasia akan terbuka di depan umum!
Penghakiman Allah jatuh pada Gehazi dan bahkan diwariskan kepada keturunannya selamanya (2 Raja-raja 5:27).
Hal yang sama, dosa Akhan mengenai ketamakannya pada emas dan perak menyebabkan kematian bagi dirinya serta keluarganya (Yos 7 : 21-25).
.....to bec continued.....www.TWC-Counselor.com
2015-09-03 15:14:11
|
682
|
0
| Tags : perak dan pakaian |














Commentar