DIURAPI UNTUK MENJADI SAKSI
Membaca Firman di Hadirat Kristus
Kisah Para Rasul 1 : 1 - 26
Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Tuhan Yesus selama 40 hari berulang-ulang menampakkan diri kepada murid-murid-Nya & berbicara tentang kerajaan Allah (ayat 3). Hal ini berarti bahwa Kerajaan Allah adalah hal yang sangat penting bagi-Nya.
- Menurut anda, apakah yang di maksudkan dengan membangun Kerajaan Allah?
- Apakah anda lebih tertarik membangun kerajaan dunia atau membangun Kerajaan Allah?
2. Tuhan Yesus berbicara soal membangun kerajaan-Nya, sementara murid-murid-Nya berbicara soal membangun kerajaan Israel (ayat 6).
- Apakah yang menjadi Prioritas hidup & pusat perhatian anda saat ini? Apakah anda sedang mencari & membangun Kerajaan Allah atau kerajaan dunia?
3. Tuhan Yesus sedang menubuatkan akan terjadi sebuah Api Kebangunan Rohani yang besar di setiap gereja-Nya, dimana setiap orang yang datang ke gereja, mereka sangat mengingini di pakai oleh Allah. Jikalau anda tidak memiliki kerinduan untuk datang ke Gereja & rindu untuk di Urapi (menerima kuasa), maka anda bisa \"tertidur\" secara rohani. (Ayat 5 & 8)
- Sejauh manakah anda rindu dipakai Allah, rindu di Urapi oleh Roh Kudus & menjadi Saksi bagi Kristus?
- Apakah anda terus menjaga minyak Urapan di dalam hidup anda? Ataukah minyak anda saat ini sedang berkurang atau malah sudah habis? (Renungkan 5 Gadis Bijaksana & 5 Gadis bodoh).
Kisah Para Rasul adalah soal Kisah Roh Kudus (The Act of Holly Spirit) & soal Urapan Roh Kudus bagi gereja-Nya.
Urapan Roh Kudus adalah Kuasa Tuhan Yesus. Anda perlu Urapan Roh Kudus untuk melakukan kehendak Tuhan & menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Apakah kerohanian anda saat ini sedang kering atau sedang menyala bagi Kristus?
Untuk mengetahui apakah anda masih dalam Urapan-Nya adalah hati yang berkobar-kobar & roh yang menyala-nyala bagi pekerjaan Tuhan ! Layaknya minyak anda terus mengalir & tinggal disulut dengan Api Roh Kudus !
Mendengar dan Melakukan Firman Kristus
Membagikan Firman Kristus
2015-09-09 15:29:48
|
672
|
0
| Tags : hadirat kristus |














Commentar