DUA BATU PERINGATAN KITA - Part 1
(Baca Kisah Para Rasul 5 : 1 - 41)
1. Ananias & Safira adalah 2 Batu peringatan bagi kita !
Hal ini sebagai dasar pondasi peringatan akan iman & gereja untuk memiliki roh takut akan Allah. (ayat 1 - 11)
Ananias & Safira melakukan dosa yang mendustai Roh Kudus melalui dusta bibirnya. Ditengah tengah gereja mula mula yang sedang mengalami kebangunan rohani, justru ada Ananias & Safira yang putus nyawanya, oleh karena hati mereka di kuasai iblis sehingga mendustai Roh Kudus.
Pelajaran penting dari Ananias & Safira adalah masalah hati yang tidak jujur di hadapan Tuhan.
Integritas seorang hamba Tuhan adalah harga mati bagi Tuhan !
Hati hati kebenaran yang setengah adalah sebuah dusta di mata Tuhan. Ketika dunia berkata dusta adalah suatu kebodohan, di mata Tuhan dusta adalah sebuah dosa yang mematikan, sbab kebenaran yang separo adalah tipu muslihat iblis.
Iblis adalah bapa pendusta, iblis selalu membisikkan dusta kepada anak-anak Tuhan melalui kebenaran-kebenaran palsu yang di tabur ketika anak-anak Tuhan lengah.
Jangan buka celah sedikitpun, sbab ketika anda membuka celah untuk iblis masuk ke dalam hatimu, maka dapat berakhir dalam sebuah kebinasaan (Ananias & Safira, Yudas Iskariot)
Di mata Tuhan tidak ada dosa besar atau dosa kecil.
Yang ada hanyalah hati yang benar atau hati yang salah !
- Menurut anda bagaimana cara anda untuk dapat terus menjaga sebuah kejujuran di mata Tuhan?
- Apakah saat ini di hati anda ada sebuah ketidakjujuran yang perlu anda bereskan di hadapan Tuhan? Jika ada, segeralah berdamai dengan Tuhan !
2. Kata Petrus kepada Safira, \"Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?\" (ayat 7)
Setelah Ananias putus nyawanya karena mendustai Roh Kudus, apakah Petrus memberikan sebuah pertanyaan diatas sebagai sebuah pertanyaan jebakan kepada Safira ? Tentu saja tidak!
Sesungguhnya .....
....to be continued....
2015-11-05 19:41:49
|
644
|
0
| Tags : menjaga sebuah kejujuran |














Commentar