GEREJA TANPA BAPA ROHANI
Seorang mentor bukanlah seorang bapa.
Seorang mentor tidak membangkitkan anak-anak, seorang bapalah yang membangkitkannya.
Banyak orang percaya berjalan seperti anak-anak yatim piatu.
Mereka mempunyai sebuah rumah sebagai pangkalan yang di sebut gereja, tetapi mereka tidak mempunyai seorang bapa di dalam rumah itu.
Banyak orang sudah memilih pemimpin rohaninya sebagai pendeta, guru, tua tua, penilik, mentor dan sebagainya, namun bukan sebagai bapa.
Menjalankan sebuah gereja dengan orang-orang tanpa seorang bapa di dalam rumah tersebut adalah seperti menjalankan sebuah panti asuhan.
Sebuah gereja yang kuat dan sehat harus mempunyai seorang bapa di dalamnya.
Seorang gembala sidang atau pendeta adalah seorang gembala di dalam gereja. Ia memimpin dan membimbing jemaat. Ia memberikan konseling dan menghibur jemaat.
Seorang gembala akan berdiri di samping anda dan memberikan dukungan kepada anda, ketika anda membutuhkannya. Mungkin saja ia pendeta terbaik di kota anda. Semua orang mungkin mengasihinya dan dekat dengannya, tetapi ia hanyalah tetap seorang pendeta bagi anda dan bukan seorang bapa.
Seorang guru mengajar dan membantu anda memahami kebenaran-kebenaran Alkitab, ia menjadikan kebenaran relevan dan dapat diterapkan di dalam kehidupan anda sehari-hari. Ia menjelaskan tentang doktrin dan mampu berkomunikasi secara efektif. Mungkin anda menikmati caranya mengajar dan telah belajar dan bertumbuh di bawah pelayanan pengajarannya. Tetapi ia tetap masih seorang guru bagi anda dan bukan seorang bapa.
Seorang rasul adalah seseorang yang mengimpartasi dan membangun dengan akurat. Ia berbicara secara langsung ke dalam diri anda dan menata hidup serta rumah anda. Ia terfokus dan bergerak berdasarkan tujuan. Ia tidak berputar-putar dan kadang-kadang bisa bersikap keras. Bahkan kadang-kadang ia datang kepada anda seperti seorang bapa kepada anaknya .....
.....to be continued...
2016-02-24 10:32:23
|
610
|
0
| Tags : PANTI ASUHAN |














Commentar