"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> TWC Counselor

HARI MALANG BERGEMBIRALAH - Full parts


 

Pada hari mujur bergembiralah, tetapi pada hari malang ingatlah, bahwa hari malang ini pun dijadikan Allah seperti juga hari mujur, supaya manusia tidak dapat menemukan sesuatu mengenai masa depannya. (Pengkhotbah 7:14)

 

Mengapa orang benar kadang-kadang di ijinkan Tuhan mengalami malapetaka?

Tidak ada seorangpun yang dapat mengetahuinya dan mampu menjawabnya.

 

Namun justru karna keterbatasan manusia inilah seharusnya membuat kita menjadi rendah hati di hadapan Tuhan, menyadari bahwa hidup kita membutuhkan Tuhan. 

 

Bahwa hidup ini perlu pegangan hidup dan hanya mengandalkan Tuhan Yesus saja.

 

Bahwa hidup ini adalah milik Tuhan dan kita hanyalah debu tanah !

 

Seorang hamba Tuhan yang sangat senior (Billy Graham), ketika ia di wawancara oleh Larry King mengenai sakit penyakit yang di deritanya, di mana beliau kena parkinson. 

 

Padahal Billy Graham adalah seorang hamba Tuhan yang bebas dari semua skandal dunia (harta, tahta, wanita), hidupnya benar-benar bersih & harum.

 

Lalu Larry King bertanya kepadanya :

\"Mengapa dengan semua dedikasi & pengorbanan dalam pelayanan yang Billy Graham kerjakan buat Tuhan selama ini, justru pada masa tuanya, dia diijinkan Tuhan untuk menderita parkinson ??

 

Lalu Larry King bertanya sekali lagi kepadanya :

\"Tidakkah engkau kecewa dengan Tuhan yang engkau layani ? \"

 

Dalam hati Larry King mungkin dia berkata, bahwa \"dia tidak percaya dengan Tuhan yang di percayai oleh Billy Graham\"

 

Lalu Billy Graham menjawab pertanyaan itu sbb :‎

\"Tidak ! Saya tidak akan pernah kecewa dengan Tuhan yang saya layani ! Sbab ketika kita menghadapi masalah yang kita tidak mampu mengerti kenapa diijinkan Tuhan terjadi atas hidup kita, maka hanya ada 2 pilihan respond hati manusia : 

 

1. Memilih menjadi Kecewa & marah kepada Tuhan !

 

atau 

 

2. Memilih menjadi semakin bersandar & berserah total kepada Tuhan !

 

Dan saya memilih untuk semakin berserah & bersandar kepada Tuhan, ‎karna saya menyadari keterbatasan diri saya sebagai manusia, dimana selama kita hidup di dunia ini, banyak hal yang kita tidak mampu mengerti apa yang akan terjadi di depan kita, mengapa hal itu terjadi dalam hidup ini , yang seharusnya hal ini membuat kita semakin bersandar & bergantung sepenuhnya kepada Tuhan ! 

 

Kita menyadari bahwa betapa rapuhnya hidup kita tanpa Tuhan ! 

Namun ada suatu kepastian, bahwa hidup kita di pelihara Tuhan dan ada kehidupan kedua yang kekal setelah kematian.

 

Larry King terkagum dengan jawaban Billy Graham, lalu ia berkata : \"I wish I have your faith and I wish if I knew my life after death\"

 

Seperti Pelangi sehabis hujan, itulah janji setia-Mu Tuhan !

 

Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa langit selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar, tapi Tuhan selalu memberi Pelangi di setiap badai, senyum di setiap air mata, berkat di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa !

 

Punya Tuhan Yesus itu sebuah keberuntungan yang besar dalam hidup ini, sbab Dia lah pegangan hidup kita & Dia telah menyediakan rumah di Sorga bagi kita :

 

\"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. (Yohanes 14:1)

 

\"Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. (Yohanes 14:2)\"

 

Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. (Yohanes 14:3)

 

Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.\" (Yohanes 14:4)

 

‎Sbab : \"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6)‎

 

\"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.\" (Yohanes 16:33)

 

 

Tuhan bukanlah agama, melainkan sebuah hubungan.

 

Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: \"Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung\", (Yakobus 4:13)

 

sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. (Yakobus 4:14)

 

Sebenarnya kamu harus berkata: \"Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.\" (Yakobus 4:15)

 

Sebagai anak Tuhan kita harus berusaha, baik dagang, sekolah, dll semuanya sih ok dan baik baik saja, namun jangan lupa untuk berdoa dan berkata, \"jika Tuhan menghendakinya\"

 

Manusia hidup harus tau diri bahwa dirinya tidak memiliki otoritas atas hidup & masa depannya,  oleh sbab itu manusia perlu mengandalkan Tuhan senantiasa di dalam setiap perencanaan hidupnya !

 

Manusia memang harus membuat rencana dalam hidup ini , memikirkan jalannya, mengambil keputusan dalam hidup ini, tapi jangan lupa bahwa dalam setiap perencanaan hidup kita tersebut, Tuhanlah yang menentukan & menuntun langkah kita !

 

Beri ruang buat Tuhan untuk juga berkata \'tidak\' atau \'belum\' terhadap rencana yang kita buat. 

 

Tiap hari kita perlu masuk hadirat-Nya & minta Tuhan tuntun langkah kita, sbab Tuhan menentukan langkah seseorang.

 

Sekalipun kita sudah membuat agenda kerja & perencanaan kerja di sepanjang Th 2016 ini, agenda kerja boleh ada di tangan kita, namun hidup kita ini ada di tangan Tuhan !

 

Oleh sbab itu kita harus berdoa & berkata kepada Tuhan, \"biarlah kehendak Tuhan saja yang jadi atas setiap agenda kerja yang sudah kita susun !\"

 

Suatu hari nanti akan ada satu hari di mana apa saja yang kita sudah rencanakan, agendakan, baik pekerjaan, usaha, pelayanan & liburan keluarga kita, semuanya akan batal, oleh karna kita akan mati, meninggalkan dunia ini.

 

Oleh karna itu kita hidup jangan mengandalkan apa yang kita punya, sbab semuanya itu hanyalah kita tinggal semua, melainkan andaikan Tuhan Yesus & bangun hubungan yang intim dengan-Nya.

 

Manusia boleh & harus berusaha dalam hidup ini, namun tidak boleh kecewa ketika apa yang di rencanakan belum atau tidak berhasil seperti yang di harapkan !

 

Manusia yang berusaha tapi tak kecewa, contohnya adalah Ayub !

 

Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. (Ayub 1:1)

 

Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. (Ayub 1:2)

 

Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur. (Ayub 1:3)

 

Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka. (Ayub 1:4)

 

Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: \"Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.\" Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa. (Ayub 1:5)

 

Ayub seorang ayah yang baik, melakukan tugasnya terhadap anak-anak nya dengan baik. 

 

Skalipun Ayub telah berusaha, tetap saja Ayub tidak bisa melihat & mengatasi masa depannya.

 

\"Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: \"Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung, (Ayub 1:18)

maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.\" (Ayub 1:19)\"

 

Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, (Ayub 1:20)

 

katanya: \"Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!\" (Ayub 1:21)

 

Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut. (Ayub 1:22)

 

Inilah kemerdekaan yang sejati dalam hidup ini ! Ketika kita dapat berkata :

TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!

Menjalani hidup selanjutnya dengan penuh kemenangan! 

 

 

Doa Pengurapan buat keluarga LEO & YUKI :

\"Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu. (Ayub 1:10)\"

 

 

Yang Terutama dalam hidup ini adalah mencintai & meninggikan Tuhan Yesus

 

\"Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. (Pengkhotbah 3:1)\"

 

\"Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam; (Pengkhotbah 3:2)\"

 

\"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. (Pengkhotbah 3:11)\"

 

Tujuan dari kitab Pengkhotbah di tulis adalah untuk memajukan hati anak-anak Tuhan di dalam perkara perkara Tuhan di dalam kehidupan anak-anak Tuhan.

 

Tuhan memakai Salomo untuk mengingatkan kita untuk tetap setia mengikut Tuhan, tidak melakukan kesalahan yang sama.

 

Guru terbaik dalam hidup kita adalah : Firman Allah dan Roh Kudus 

 

Segala sesuatu ada masanya dan ada waktunya, ada waktu lahir, ada waktu meninggal, dll

 

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, dan Ia memberikan kekekalan dalam hati manusia.

 

Salah satu sifat Tuhan adalah : KASIH & ADIL (segala sesuatu ada waktunya, dan akan indah pada waktunya, dan Tuhan memberikan kekekalan dalam hati manusia)

 

Dan kekekalan itu hanya dapat di berikan oleh Tuhan Yesus, agama apapun di dunia ini tidak akan bisa memberikan kekekalan.

 

Semua orang hidup hanya 1 kali dan semua orang akan mati, sbab hidup ini sangatlah singkat.

 

Oleh sbab itu jadilah bijaksana untuk memilih yang terbaik & yang terutama yaitu : pilihlah untuk percaya dan setia mengikut Tuhan Yesus.

 

Dibutuhkan respon hati yang mau bertobat dan mengakui bahwa hidup ini membutuhkan Tuhan Yesus yang memberikan kekekalan hidup di Sorga.

 

\"Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah. (Pengkhotbah 3:13)\"

 

‎Hidup ini pemberian Tuhan, oleh sbab itu kita harus mengerjakan keselamatan yang sudah Tuhan berikan.

 

 

Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia. (Yunus 4:1)

 

Dan berdoalah ia kepada TUHAN, katanya: \"Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya. (Yunus 4:2)

 

Jadi sekarang, ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup.\" (Yunus 4:3)

 

Tetapi firman TUHAN: \"Layakkah engkau marah?\" (Yunus 4:4)

 

Yunus telah keluar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya. Ia mendirikan di situ sebuah pondok dan ia duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu. (Yunus 4:5)

 

Lalu atas penentuan TUHAN Allah tumbuhlah sebatang pohon jarak melampaui kepala Yunus untuk menaunginya, agar ia terhibur dari pada kekesalan hatinya. Yunus sangat bersukacita karena pohon jarak itu. (Yunus 4:6)

 

Tetapi keesokan harinya, ketika fajar menyingsing, atas penentuan Allah datanglah seekor ulat, yang menggerek pohon jarak itu, sehingga layu. (Yunus 4:7)

 

Segera sesudah matahari terbit, maka atas penentuan Allah bertiuplah angin timur yang panas terik, sehingga sinar matahari menyakiti kepala Yunus, lalu rebahlah ia lesu dan berharap supaya mati, katanya: \"Lebih baiklah aku mati dari pada hidup.\" (Yunus 4:8)

 

Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: \"Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu?\" Jawabnya: \"Selayaknyalah aku marah sampai mati.\" (Yunus 4:9)

 

Lalu Allah berfirman: \"Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikit pun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula. (Yunus 4:10)

 

Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang, yang semuanya tak tahu membedakan tangan kanan dari tangan kiri, dengan ternaknya yang banyak?\" (Yunus 4:11)

 

Pelajaran dari Yunus dan Ayub adalah sebuah manusia boleh berusaha namun pada akhirnya tetap Tuhan yang menentukan kata akhirnya. 

 

Dan meskipun kata akhirnya dari Tuhan adalah berupa \'parkinson\' bagi seorang Billy Graham, tapi beliau tidak pernah menuduh Tuhan dan menjadi kecewa‎ karna penyakitnya ini, sbab pencobaan datangnya bukan dari Tuhan. 

 

Meskipun setelah ia banyak melakukan pekerjaan Tuhan, melayani Tuhan dengan segenap hati, jiwa & waktu, mengorbankan banyak hal untuk melayani jiwa jiwa, dia tetap setia kepada Tuhan & tidak menjadi marah dan kecewa kepada Tuhan.

 

Bagaimana jikalau hal itu menimpa kita? 

Apakah kita akan berkata kepada Nya dan berseru kecewa :  \"Inikah upahku, setelah sekian lama aku melayani-Mu?\"

 

Hai manusia, \'kita bisa melayani Tuhan tanpa upah saja sudah merupakan hak yang istimewa, sudah sebuah keberuntungan & anugerah buat kita boleh di tebus dari semua dosa dan pelanggaran dan di bebaskan dari Api Neraka !

 

Jangan pernah kita menuding & menuduh Sorga bahwa Tuhan tidak adil, sbab layakkah kita melakukan hal itu di hadapan-Nya ??

 

Mau keadilan? Seharusnya kita sudah binasa dan masuk dalam Api Neraka !, adilkah Yesus di sesah dan di salibkan seperti itu untuk kita ??

 

Layanilah Tuhan tanpa pamrih‎ !

 

Pada hari mujur bergembiralah namun pada hari malang berkatalah bahwa Tuhan yang memberi & Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan Yesus! 

 

Mari kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan tanpa kondisi !

 

Bisakah kita terus mencintai Tuhan tanpa syarat tanpa pamrih? Sama seperti Tuhan Yesus terlebih dahulu mencintai kita tanpa syarat pula.

 

Sama Tuhan jangan pernah perhitungan, kita ingat Neraka, sbab kita sepatutnya berada di sana, namun karna kasih-Nya yang besar, Dia memberi kita hidup yang kekal di Sorga.

 

10 orang kusta di sembuhkan, tapi hanya ada 1 orang yang kembali kepada Tuhan, mengapa? Karna yang 9 itu adalah orang Yahudi dan 1 orang itu bukan orang Israel yang berkata, \'aku ini hanyalah anjing xerovenisia, yang mana kau berikan aku remah remah saja aku sudah sangat berterimakasih\' ketimbang yang 9 orang anak Abraham itu yang merasa layak memang mereka harus di sembuhkan.

 

Lihatlah teladan wanita narwastu yang memecahkan minyak di kaki Tuhan...Kepada orang yang paling banyak merasa dirinya banyak di ampuni oleh Tuhan, dari sanalah ia akan banyak berbuat kasih dan mengucap syukur. 

 

Siapa yang lebih berdosa? Wanita pelacur itu, Yudas Iskariot yang menjual Yesus atau Simon Petrus yang menyangkal dan menghujat Yesus? 

 

Bukan siapa yang paling banyak berbuat dosa, sbab semua dosa sama di hadapan-Nya, melainkan siapa yang paling merasa dirinya paling kotor dan yang perlu pengampunan dosanya, yang paling merasa tidak layak namun dia merasa paling dicintai oleh Tuhan, dialah yang paling banyak berbuat kasih !

 

Mari kita belajar berserah kepada Tuhan Yesus, sama seperti ketika Dia berdoa di taman Getsemani, \"BIARLAH Kehendak BAPA saja yang terjadi\"

 

\"Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: \"Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.\" (Matius 26:39)\"

 

Www.TWC-Counselor.com


 2016-04-05 13:33:32
 495
 0
Tags : mampu menjawabnya