INTEGRITAS FIRMAN ALLAH - Part 2
Bumi diciptakan untuk mengecambahkan benih, dan menumbuhkan tunas dan melepaskan kehidupan itu. Hati anda di ciptakan untuk Firman Allah - itulah kenyataannya
Firman Allah ditentukan untuk ditempatkan di hati anda. Hanya dengan mengambil Alkitab dan memeluknya erat-erat, menaruhnya di meja makan, atau membawanya ke mana-mana, tidak akan ada gunanya.
Hal itu tidak melepaskan kuasa di dalam hidup anda. Anda harus mengambil Firman itu, menjadikannya sebagai benih, dan menanamnya hati anda.
Bila anda melakukan ini, hati anda dirancang untuk menghasilkan buah dengan sendirinya. Secara otomatis itu akan mengubah segala sesuatu dalam hidup anda.
Ayat ini mengatakan, \"Mula-mula tangkainya, lalu kulitnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu\"
Ini menyiratkan bahwa ada tahap-tahap atau langkah-langkah untuk bertumbuh dan menjadi matang. Sering kali orang-orang datang dan mengungkapkan bahwa mereka percaya kepada Allah untuk sesuatu yang benar-benar baik, tetapi kalau mereka tidak pernah berbuat apa-apa, kalau mereka tidak pernah membawa orang lain kepada Tuhan, maka mereka tidak akan bertumbuh dan menghasilkan buah yang matang.
Anda harus melakukan segala sesuatu secara bertahap. Ada tahap tahap untuk menerima dari Allah dan itulah yang digambarkan dalam Perumpamaan ini.
Pertama-tama anda harus memulai dan kemudian berharap, lalu ada iman, dan barulah hasilnya muncul.
Selalu ada tahap-tahap untuk mencapai kemenangan.
Tidak ada seorangpun dapat pergi dari nol ke ribuan kilometer per jam sekaligus. Walaupun mungkin itu keinginan yang baik, caranya tidak seperti itu.
Ayat ini menunjukkan bahwa Kerajaan Allah itu seperti benih. Firman Allah harus di tanam dalam hati anda dahulu dan bertumbuh secara bertahap, pertama tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
....to be continued...
2015-05-27 13:21:38
|
592
|
0
| Tags : benih Firman Allah |














Commentar