"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> TWC Counselor

KEHIDUPAN KEKAL


Dengan hanya menjadikan tujuan keselamatan sebagai sesuatu yang hanya berurusan dengan masa mendatang, banyak orang menunda2 mengambil keputusan untuk MEMILIKI HUBUNGAN YANG INTIM dengan Tuhan Yesus, karena mereka terlalu sibuk mencoba bertahan hidup.

 

 

Yesus datang bukan hanya untuk memengaruhi tujuan kekal kita agar kita hidup selamanya di surga dalam berkat, bukan dalam hukuman dan terkutuk di neraka, tetapi Yesus juga datang untuk MEMBEBASKAN kita dari dunia yang jahat saat ini (Gal 1 : 4).

 

 

Yesus datang untuk memberi anda HUBUNGAN PRIBADI YANG INTIM dengan Allah Bapa saat ini !

 

Yesus datang untuk membawa anda kembali ke dalam HUBUNGAN PRIBADI YANG DEKAT dengan-Nya.

 

Yesus mengasihi anda. Yesus ingin mengenal anda secara pribadi. Yesus ingin memberi anda kualitas hidup yang lebih besar dari apapun yang bisa anda dapatkan dari sumber yang lain.

 

 

Yesus mengatakan dalam Yoh 10 : 10 \"Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan, Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan\"

 

 

Allah ingin memberi anda hidup yang kekal. Allah ingin memberi anda HIDUP YANG BERKELIMPAHAN.

Kristus mati bukan hanya untuk mengampuni dosa anda, melainkan membawa anda mendekat kepada-Nya.

Bila anda sudah lahir baru, anda perlu segera melangkah lebih jauh dari sekedar hanya mendapatkan pengampunan dosa dan masuk ke dalam hidup yang kekal bersama Bapa dalam segala kelimpahan-Nya !

 

 

Tujuan Injil adalah HIDUP YANG KEKAL (Yoh 3 : 16)

Hidup yang kekal adalah mengenal Bapa sebagai satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang di utus-Nya (Yoh 17 : 3)

Mengenal Allah berarti MEMILIKI HUBUNGAN YANG INTIM (1 Kor 6 : 16 - 17)

 

 

Hidup yang kekal sudah tersedia saat ini.
\"Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.
Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. (1 Yoh 5 : 11 - 12)


 2015-04-28 11:45:18
 642
 0
Tags : hubungan  pribadi  dekat