LAYANI ORANG LAIN LEBIH DULU
Filipi 2 : 2-3 \"Karena itu sempurnalah sukacitaku dengan ini : hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan. Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan RENDAH HATI menganggap yang lain LEBIH UTAMA daripada dirinya sendiri\"
KERENDAHAN HATI adalah kemampuan seseorang untuk melihat bahwa apa yang baik yang sudah dia capai bukan semata-mata adalah hasil kerjanya.
Tetapi pertama-tama karena adanya orang-orang di sekitarnya yang dipakai Tuhan untuk mendukung dan membawa keberhasilan.
Dengan menempatkan orang lain sebagai Mitra kita, maka kita akan menerima keberhasilan orang lain sebagai sukacita bersama, mampu menerima setiap perbedaan, menjaga kesatuan dengan yang lain, dan mau saling menopang.
Tidak ada superhero dalam Kerajaan Allah.
Seorang yang RENDAH HATI tidak mengalami kesulitan untuk mengakui keterbatasannya, kelemahannya, ketidakmampuannya, bahkan kegagalannya.
Namun di sisi lain juga rela membagi kelebihan dan kekuatannya di area tertentu untuk menolong orang lain.
Bersikap RENDAH HATI seperti Firman Tuhan katakan adalah dengan membagikannya dengan cuma-cuma, karena kita telah menerimanya dengan cuma-cuma.
Mari kita berdoa :
\"Terimakasih Tuhan untuk orang-orang yang Tuhan tempatkan untuk membantu dalam pertumbuhan rohaniku. Pakai hidupku untuk bisa menjadi berkat buat hidup mereka juga. Ajarku mendahulukan kepentingan orang lain, daripada kepentingan diriku sendiri. Jadikan kami sehati, sepikir, dan setujuan untuk menyelesaikan rencana Allah buat setiap kami. Dalam nama Yesus. Amen\"
2015-05-05 09:37:23
|
1181
|
0
| Tags : mengaku remdah hati |














Commentar