MENTOR SELALU MENGARAHKAN KEPADA TUHAN YESUS
Anda dapat mengganti teladan anda.
Seorang mentor selalu akan mengarahkan murid-muridnya kepada Tuhan Yesus, bukan kepada dirinya sendiri. Inilah teladan seorang Mentor yang sejati.
Murid-murid Yohanes Pembaptis tidak tinggal bersama dengannya dalam jangka waktu lama.
Ketika Yesus muncul untuk mengkotbahkan pesan Kerajaan itu (Mat 3 : 2, 4 : 17), Ia tidak membuat pendengarnya terlalu terkesan seperti ketika mereka mendengar Yohanes Pembaptis. Mereka telah mendengar pesan yang sama dari mentor mereka sebelumnya.
Tapi, ketika Yohanes memperkenalkan siapa sebenarnya Yesus, mereka amat sangat terkejut.
Menurut perkenalan yang dilakukan Yohanes, Yesus adalah jauh lebih besar, lebih tinggi dan lebih mulia daripada dirinya.
Yohanes melanjutkan dengan menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Domba Allah (Yoh 1 : 26 - 36).
Yohanes tidak menempatkan Yesus setara dengannya. Sebaliknya ia menempatkan Dia setara dengan Mesias yang telah mereka nanti-nantikan sejak masa para nabi.
Setelah mengerti apa yang dikatakan Yohanes, murid-muridnya tidak membuang-buang waktu lagi. Beberapa orang dengan segera meninggalkan Yohanes lalu mengikuti Yesus.
Sebelum mereka mendapat kesempatan untuk melihat apa yang dapat dilakukan oleh Yesus dan bagaimana pelayanan-Nya akan terbentuk, mereka sudah menetapkan pikiran untuk mengikuti mentor mereka yang baru.
Mereka ingin tinggal bersama Yesus supaya dapat belajar dari-Nya (Yoh 1 : 37 - 39)
Mereka lulus dari sekolah Yohanes dan mendaftarkan diri ke sekolah Yesus.
Sementara murid-murid mempunyai hak prerogatif untuk memilih Mentor baru, mentor pun dapat mengambil murid-murid baru. Namun Demikian, pilihan sering kali ada di tangan Mentor.
Simon, si tukang sihir di dalam Kisah Para Rasul 8 : 4 - 25 merasa sangat terkesan dengan pelayanan yang penuh kuasa dari Petrus dan Yohanes, ia melihat betapa kuasa Roh Kudus turun ke .....
....to be continued....
2016-01-12 11:41:58
|
605
|
0
| Tags : mengikuti Yesus |














Commentar