PEGANG PRINSIP PERJANJIAN DALAM PERNIKAHAN
Begitu banyak pasangan yang dengan mudahnya melupakan Perjanjian Pernikahan yang mereka ucapkan di hadapan Tuhan dan di hadapan jemaat-Nya, mereka tidak lagi mengingat Janji Nikah yang mereka ucapkan, mereka tidak peduli lagi akan ikatan dari Perjanjian itu.
Di dunia ini terdapat banyak jenis hubungan, sebut saja : hubungan pertemanan, hubungan saudara sekandung, hubungan orang tua dan anak, hubungan bisnis, hubungan saudara seiman, hubungan suami istri, dll.
Namun, di antara jenis hubungan yang nilainya melebihi semua hubungan lainnya yaitu : HUBUNGAN PERJANJIAN (COVENANT)
Hubungan Perjanjian inilah yang seharusnya menjadi dasar dari sebuah Pernikahan (Hubungan antara suami dan istri)
Matius 19:6 menyatakan bahwa, \"Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.\" (Matius 19:6)
Allah sendiri tidak bisa memisahkan hubungan Perjanjian di antara suami dan istri. Bahkan tidak ada seorangpun atau kuasa manapun yang dapat menghancurkan hubungan Perjanjian ini.
Satu-satunya yang berpotensi untuk menghancurkan hubungan perjanjian di antara suami istri adalah : suami istri itu sendiri.
Allah yang anda sembah adalah Allah yang memegang Perjanjian dan menghargai Perjanjian!
Tuhan Yesus is the God of Covenant ! Dan DIA berkata kepadamu saat ini demikian :
Anak-Ku...di Saat engkau gagal....
Saat engkau jatuh.....
Saat engkau tidak setia....
Saat engkau berdosa...
Saat engkau tidak layak...
AKU (Yesus) tetap mati bagimu.
Allah kita dikenal sebagai Allah perjanjian, kita di sebut sebagai umat perjanjian, dan Alkitab kita disebut sebagai kitab perjanjian (baru dan lama).
Allah yang kita sembah adalah Allah yang menghargai Perjanjian.
2016-01-13 08:05:19
|
603
|
0
| Tags : HUBUNGAN ANTARA SUAMI DAN ISTRI |














Commentar