PEMBAPAAN MEMBUTUHKAN KASIH KARUNIA PEMBAPAAN
Untuk menjadi seorang bapa rohani memang tidak mudah, dan juga diperlukan lebih banyak hal lagi untuk membapai seseorang.
Kadang-kadang kita bisa mempunyai \'bapa\' di dalam rumah tapi mungkin ia tidak tahu bagaimana cara membapai.
Anak-anak yang berada di dalam rumah tangga seperti itu sama saja dengan anak-anak yang tanpa bapa.
Pembapaan membutuhkan kasih karunia pembapaan.
Seorang mentor bukanlah seorang bapa rohani.
Namun, bisa saja ada murid-murid yang dimentorinya yang bertumbuh dari seorang murid menjadi seorang anak.
Ketika Yesus pertama kali memanggil murid-murid-Nya, Ia mulai dengan menjadi mentor bagi mereka.
Mereka mengikuti-Nya dan belajar dari-Nya. Mereka mendengar bagaimana kebenaran itu diajarkan. Mereka melihat bagaimana orang-orang sakit dan orang-orang miskin dilayani.
Mereka juga melihat bagaimana Yesus berinteraksi dengan orang-orang yang menduduki posisi di dalam hirarki agama dan yang menduduki posisi pemegang otoritas.
Setelah melewati suatu masa tertentu, Yesus mengutus mereka untuk menjalankan pekerjaan lapangan (Matius 10, Lukas 10). Mereka mulai mendapati bahwa mereka dapat melakukan beberapa hal yang dilakukan Yesus.
Mereka kembali dengan laporan yang mengejutkan dan bersukacita. Yesus ada di jalan untuk menjadikan mereka Penjala-Penjala manusia.
Yesus hanyalah seorang mentor bagi mereka.
Namun, tidak lama setelah itu, hubungan ini beralih dari Pementoran menjadi PEMBAPAAN.
Ketika Yesus muncul di depan mereka lagi setelah kebangkitan-Nya, IA menghembusi mereka dan memberikan Roh dari Bapa (Yoh 20 : 21-22)
Untuk pertama kali murid-murid menerima impartasi Roh Kudus. Dan roh mereka dimeteraikan dan mereka menerima roh adopsi sebagai anak (Efesus 1 : 13, Roma 8 : 14-17).
Sebelum Yesus naik ke Sorga, sekali lagi IA mengumpulkan mereka dan memberikan warisan-Nya kepada mereka, yakni warisan dari segala....
....to be continued....
2016-02-27 12:52:47
|
567
|
0
| Tags : MEMBAPAI SESEORANG |














Commentar