SEJARAH KEBANGUNAN ROHANI EVAN ROBERTS
Revival di Wales (Evan Roberts)
Kebangunan Rohani ini dipimpin oleh seorang yang bernama Evan Roberts. Ia seorang penambang batu bara yang masih muda dan dalam usia 25 th ia mengawali kebangunan rohani yang dahsyat di Wales Inggris pada th 1904.
Evan Roberts telah bekerja di tambang batu bara selama 12 jam sehari mulai dari usia 12 th. Ketika waktu istrirahat, ia memilih utk berdoa dan membaca firman Tuhan.
Selama 13 th Evan Roberts melakukan hal itu, sampai suatu hari, pd th 1904 Tuhan mendatangkan urapan kepada Evan sehingga terjadi kegerakan Wales.
Sebenarnya dia tidak memiliki kemampuan berkhotbah.
Meskipun buku yang dia kenal hanyalah Alkitab, tapi Firman Tuhan itu membuat rohnya menyala-nyala.
Selama berth-th, dia rindu menyampaikan Firman Tuhan.
Suatu hari, Tuhan memberikan pewahyuan kepadanya bahwa akan terjadi kebangunan rohani di Wales.
Visi tersebut membakar hatinya dan dia berusaha mencari kesempatan untuk berkhotbah. Meskipun pada awalnya, Pdt nya tidak mengijinkan dia berkhotbah, tapi melihat Roberts begitu antusias, akhirnya ia diijinkan juga utk berkhotbah.
Ada 17 orang yang bersedia mendengarkan khotbah Roberts (termasuk Pdt nya), tersentuh hatinya ketika dengan tegas Roberts menyampaikan Firman Tuhan:
(1) Anda harus mengakui dosa di hadapan Tuhan;
(2) Anda harus menghilangkan kebiasaan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan;
(3) Anda harus tunduk pada pimpinan Roh Kudus; dan
(4) Anda harus bersaksi tentang Kristus kepada semua orang.
Malam berikutnya, lebih banyak orang yang ingin mendengar khotbah anak muda ini dan Api Kebangunan Rohani menyebar dengan cepat ke seluruh negara itu.
Dalam waktu 30 hari, ada 37 ribu orang yang bertobat dan menerima Kristus sebagai Juru selamat pribadi.
Hanya dalam waktu 5 bulan, ada 100 ribu orang bertobat.
Pengunjung gereja naik 90%, dan lebih dari 90% dari penduduk Wales “dilahirkan kembali.”
Di Inggris, diperkirakan ada sekitar 2 juta org yg bertobat menerima Kristus.
Kemudian Api Roh Kudus bergerak ke Eropa Barat dan Utara.
Ketika Api itu “jatuh” di Norwegia, gereja dibanjiri orang yang minta untuk dibaptis.
Api kebangunan terus berlanjut dan melanda Afrika, India, Cina, Korea, dan Amerika.
Ahli sejarah memperkirakan ada sekitar 20 juta orang mengalami dampak dari Kebangunan Rohani di Wales ketika kebangunan itu melanda Inggris.
Pada waktu kegerakan Wales terjadi, ada tiga hamba Tuhan besar di Inggris yaitu ; G. Campbell Morgan, F.B. Meyer dan Gypsy Smith. Tetapi Tuhan memilih Evan Roberts, hanya seorang penambang batu bara yang tidak bisa berkhotbah.
Jika kita melihat lebih dalam lagi tentang kisah hidupnya, ternyata Evan Robert adalah seorang yang suka berdoa.
Ia seorang manusia biasa yang sama dengan kita, bahkan tidak menonjol talenta kerohaniannya saat dia dipakai Tuhan.
Tetapi ketekunannya berdoa telah membuat Allah melangkah dari surga dan datang ke Wales hingga Kebangunan Rohani yang besar terjadi.
Kesetiaannya berdoa telah mengubah kota Wales bahkan sampai ke seluruh negerinya untuk menyembah Yesus Kristus dengan benar.
Periode 13 tahun bukan waktu yang sedikit untuk terus berdoa dan membaca Alkitab.
Ia telah berhasil membangun mezbah doa bagi Tuhan.
Mezbah selalu berbicara tentang pengorbanan, dan Evan Robert telah berhasil mengorbankan waktu dan tenaganya untuk berdoa.
Apalagi dia harus bekerja selama 12 jam per hari.
Membangun mezbah doa membutuhkan komitmen yang kuat.
Tidak banyak orang yang sanggup melakukannya karena mereka salah dalam memilih prioritas hidupnya.
Bisa saja Evan Robert mengatakan tidak punya waktu untuk berdoa atau terlalu lelah untuk berdoa dan membaca Alkitab karena ia harus bekerja keras setiap hari sebagai penambang batu bara.
Ada banyak orang yang memilih mengemukakan alasan kepada Tuhan untuk tidak mau berdoa atau beribadah kepada-Nya.
Perumpamaan orang yang berdalih (Lukas 14:15-24) seolah tidak cukup untuk menyadarkan dan menggerakkan mereka mengikuti kehendak-Nya.
Jika saja Evan Robert memilih untuk berdalih dan berargumentasi kepada Tuhan tentang hidupnya dan tidak mau membayar harga untuk Tuhan dengan ketaatan dan ketekunannya mungkin tidak akan terjadi kebangunan di Wales.
Tetapi rencana Tuhan untuk Wales telah digenapi karena Evan Robert mau dipakai Tuhan untuk menjadi alat-Nya.
Sekarang kapan giliran Tuhan memakai anda bagi lawatan Tuhan di kota dan bangsamu ?
Mari persembahkan diri kita sebagai PENGOBAR KEBANGUNAN ROHANI di kota dan bangsa kita !
2016-07-18 17:06:05
|
555
|
0
| Tags : kemampuan Tuhan |














Commentar