SPIRITUAL FATHERHOOD
Prinisp utama Memimpin dengan Hati Bapa.
Ada suatu kisah si kecil Jeremy berjalan-jalan bersama ayahnya. Perjalanan mereka harus melintas sebuah jembatan kecil di atas sebuah sungai yang deras.
Ayah Jeremy merasa sedikit kuatir dan berkata pada anaknya : \"Nak, genggam tangan papa agar kamu tidak jatuh ke sungai\"
\"Tidak, tolak Jeremy. \"Papa saja yang menggenggam tanganku\"
\"Lho, memang, apa bedanya? Tanya ayahnya heran.
\"Beda sekali, Pa. Jika aku menggenggam tangan papa dan terjadi sesuatu padaku, bisa saja genggamanku terlepas. Tapi jika papa yang menggenggam tanganku, apapun yang terjadi, aku yakin papa tidak akan melepaskanku! \" jawab Jeremy.
Terkesan dengan jawaban bijaksana anaknya, dengan penuh kasih, ia menggenggam tangan mungil itu. Keduanya melintas jembatan meninggalkan deru air di belakang mereka.
Demikian juga halnya di dalam Tuhan, IA membangkitkan bapa-bapa rohani untuk menggenggam erat tangan kita dengan penuh kasih agar kita tidak jatuh.
Mungkin bapa rohani kita jauh dari sempurna, tetapi Marilah kita mengingat kasih & jasa mereka dalam hidup kita.
\"Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu\" (1 Kor 4 : 15)
Paulus memegang perkamen dengan kedua tangannya, sedangkan Timotius dengan senang hati memegang lentera untuk menerangi apa yang ia baca.
Sudah berjam-jam Paulus merenungkan isi kitab itu tanpa rasa lelah sedikitpun. Sesekali Timotius menaruh tangannya di punggung Paulus yang sedang duduk sambil turut membaca.
Timotius menunjukkan keinginan belajar yang sama dengan yang dimiliki Paulus. Inilah salah satu momen berkualitas yang mereka habiskan bersama untuk melakukan apa yang mereka berdua paling sukai, yaitu merenungkan firman-Nya.
Belajar dari Paulus dengan Timotius, saat ini sudahkah anda menemukan bapa rohani yang memuridkan anda?
2015-12-11 08:48:33
|
559
|
0
| Tags : BAPA ROHANI |














Commentar